Posting 9 – Disiplin x Wirausaha

Di.sip.lin ;

1. n tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dan sebagainya)

2. n ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya)

3. n bidang studi yang memiliki objek, sistem, dan metode tertentu

Wi.ra.u.sa.ha – Wi.ra.swas.ta ;

n orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya

Hola!

Sebagai seorang (calon) wirausaha dan sedang belajar di sekolah bisnis, disiplin merupakan hal yang wajib untuk dimiliki.

Seperti pengertiannya sendiri yang mengutip pada KBBI, disiplin berarti tata tertib, atau aturan yang mana aturan tersebut harus di lakukan demi mencapai tujuan untuk menjadi seorang wirausaha.

Awal

ilustrasi wirausaha

Menjadi seorang wirausaha itu menurutku susah-susah-gampang, tapi tetap banyak susahnya, dua kali dari gampangnya. Setelah setahun mempelajari dasar-dasar teori serta pengaplikasian ilmu wirausaha, aku rasa memang tidaklah gampang.

Sedikit bercerita, di jurusan kuliahku, aku diberikan mata kuliah yang merupakan langkah-langkah dalam membangun sebuah usaha serta ilmu-ilmu lain sebagai penunjangnya. Mulai dari Design Thinking, Business Model Canvas, Business Plan, Practice Initiation Business, sampai mata kuliah Akuntansi Dasar, Akuntansi Manajerial, Human Resource Management, Sales and Marketing, dan lainnya untuk menunjang pengetahuan kami sebagai mahasiswa yang nantinya diharapkan menjadi seorang pengusaha.

Tak lepas dari semuanya, hal yang perlu dilakukan untuk bisa berhasil dalam semua mata kuliah serta dalam membangun usaha salah satunya adalah disiplin.

Disiplin dalam diriku sendiri sebenarnya masih jauh dari kata baik, tapi masih ada kesempatan untukku belajar dan terus berusaha menjadi lebih baik. Tulisan ini pun seakan menjadi refleksi dan pencerahan untuk diriku sendiri bahwasannya untuk menjadi ‘seseorang’ apalagi seorang pengusaha, resep andalannya adalah disiplin.

Disiplin sendiri aku mendefinisikannya secara luas. Bisa menjadi disiplin waktu, disiplin kerja, disiplin diri, atau disiplin lainnya yang menunjang kita maksimal dalam menjalankan suatu kegiatan. Dan pada intinya, disiplin diri adalah inti dari semua disiplin yang akan terjadi selanjutnya.

Mengutip dari berbagai sumber, orang-orang terutama yang ingin berwirausaha yang kebanyakan gagal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah duanya adalah tidak adanya kepercayaan diri dan tidak adanya target yang jelas. Jika ditambah dengan tidak adanya disiplin diri, maka kegagalan merupakan garis finish yang akan ditemui.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menumbuhkan disiplin sebagai wirausaha.

Fokus pada Diri Sendiri

Focus

Pertama, fokuslah kepada manajemen diri. Jangan lihat orang lain, lihat diri kita sendiri, apakah kita sudah benar, sudah melakukan yang terbaik. Jika belum, merenunglah dan kemudian tentukan apa yang mau kita lakukan.

Eksplor dan Tentukan Tujuan

Tentukan2

Dalam langkah ini, kita lebih mengeksplor diri kita, sebenarnya apa tujuan kita, apa yang kita mau, dan apa yang ingin kita capai. Tentunya dalam kasus ini, kita ingin menjadi seorang pengusaha, maka tulislah tujuan itu, tulis dan pasang target bukan hanya memikirkan bagaimana caranya untuk mencapai itu meskipun itu juga penting. Target akan memacu kita untuk terus maju.

Rekam dalam Tulisan

Startup Stock Photos

Startup Stock Photos

Sebagai manusia, kita mudah lupa, maka tulislah semuanya. Tulis tujuan yang ingin kita capai, tulis target kita di tempat yang mudah kita lihat. Seminggu, sebulan, setahun mungkin kita akan lupa jika hanya mengingat dan malah kembali lagi ke awal, tidak tahu tujuan. Tapi jika dituliskan, maka akan menjadi pacuan untuk kita sendiri dan juga sebagai pengingat yang ampuh.

Rincikan sebagai Target Kecil menuju Target Besar

Detail

Selanjutnya, tulis dan deskripsikan apa yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan tersebut, beri tenggat waktu juga beri keterangan tantangan yang dihadapi. Tapi tetaplah realistis.

Dari semua yang kamu tuliskan tersebut, bagilah kegiatan-kegiatannya menjadi apa yang perlu dilakukan dan apa yang paling penting untuk dilakukan, tujuannya agar kita tahu mana yang harus lebih dahulu dilakukan sehingga kita bisa membuat timeline yang baik.

Bergerak, Wujudkan Semua Rencana

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Langkah selanjutnya adalah yang terpenting, take action. Lakukan. Semua yang sudah direncanakan harus segera dilakukan. Jangan menunda atau kembali lagi ke awal. Jangan menunggu rencana yang kita buat menjadi sempurna, mulai lakukan saja. Dari sana, kita dapat belajar untuk terus maju dan berproses.

Niat Mengawali dan Berproses

Niat

Dan yang terakhir, kamu dan juga aku harus menanamkan niat yang kuat untuk melakukan semua hal diatas. Memang terlihat mudah jika hanya membacanya saja, tapi percayalah, ketika akan memulai, banyak sekali godaan untuk berhenti dan itu disebabkan oleh niat kita yang setengah-setengah.

Aku benar-benar menyadari kalau sulit sekali untuk menjadi disiplin. Godaan datang dari mana saja dan memecah fokus kita. Terkadang kita mengiyakan saja dan keluar dari fokus kita sendiri karena pengaruh orang lain.

Lagi-lagi, sebagai seorang (calon) pengusaha yang sedang belajar untuk menjadi pengusaha, aku masih jauh dari kata berhasil. Dasar disiplin pun belum 100% terbentuk dalam diriku. Aku masih terlena lingkungan sekitarku, mengabaikan fokus, memikirkan orang lain, dan selalu menunda.

Dengan tulisan ini, aku bisa kembali menyadari kalau disiplin itu adalah suatu esensi sikap yang sangatlah penting. Disiplin diri bagiku adalah fokus pada tujuan kita. Disiplin diri bagiku terus melangkah dan berproses mengacu pada tujuan kita. Disiplin diri terbentuk dari semua disiplin yang ada. Haruslah kita mengetahuinya, mempelajarinya, dan tentunya melakukannya. Karena aku yakin sekali dengan disiplin, maka tujuan yang kita buat, bukanlah masalah yang berarti, karena disiplin sudah membuat jalan pintas ke arah sana, walau menemukannya sangatlah sulit.

Aku harap, kita dapat merubah diri kita, merenung lagi. Terutama aku. Aku tidak boleh gagal. Karena seperti pengertian wirausaha di KBBI wirausaha adalah orang yang pandai dan berbakat dalam berusaha, maka disiplin hanyalah satu pelajaran yang mudah ditaklukan. Semangat!

“Discipline is the bridge between goals and accomplishment.” Jim Rohn

Read and Imagine All the Time.

Source :

  1. http://www.businessinsider.com/entrepreneurs-need-self-discipline-and-real-goals-2011-6/?IR=T
  2. http://elitedaily.com/money/entrepreneurship/important-art-discipline-success/amp/
  3. https://www.entrepreneur.com/amphtml/230268
  4. Kamus Besar Bahasa Indonesia
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s